Giri, 21 November 2025 – Pelaksanaan penyaluran bantuan pangan di Kelurahan Boyolangu berjalan tertib dan lancar dengan pendampingan langsung dari Babinsa Kelurahan Boyolangu. Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (21/11) mulai pukul 08.00 WIB ini dilaksanakan di Balai Kelurahan Boyolangu, dan menjadi bagian dari program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan masyarakat.
Bantuan yang disalurkan berupa beras 20 kilogram dan minyak goreng dari Bulog, sebagai bentuk dukungan kepada warga yang membutuhkan serta upaya menjaga stabilitas pemenuhan kebutuhan pokok di tingkat kelurahan. Pendampingan Babinsa dilakukan untuk memastikan penyaluran bantuan berlangsung aman, tepat sasaran, dan tidak terjadi hambatan di lapangan.
Pihak yang Hadir dalam Kegiatan
Kegiatan penyaluran bantuan pangan ini dihadiri oleh sejumlah pihak terkait, di antaranya:
1. Miftahul Huda, Lurah Boyolangu beserta staf kelurahan
2. Sertu Solikin, Babinsa Kelurahan Boyolangu
3. Lima orang staf Bulog
4. Masyarakat penerima bantuan sosial
Secara keseluruhan, bantuan diberikan kepada 456 warga Kelurahan Boyolangu yang telah terdata sebagai penerima manfaat. Warga hadir secara bergiliran sesuai jadwal yang telah ditentukan untuk menghindari kerumunan dan menjaga ketertiban.
Pendampingan Babinsa untuk Pastikan Kelancaran
Babinsa Sertu Solikin menyampaikan bahwa keterlibatan Babinsa dalam kegiatan sosial seperti ini merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial. “Kami memastikan proses penyerahan bantuan berlangsung aman dan tertib. Pendampingan ini juga sebagai bentuk kepedulian TNI terhadap kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa koordinasi dengan pihak kelurahan dan Bulog telah dilakukan sejak awal, sehingga proses distribusi dapat berjalan sesuai prosedur tanpa kendala yang berarti.
Sinergi Pemerintah Daerah, Bulog, dan TNI
Lurah Boyolangu, Miftahul Huda, menyampaikan apresiasinya atas dukungan Babinsa dalam kegiatan ini. Menurutnya, kehadiran Babinsa membantu menciptakan rasa aman bagi masyarakat sekaligus memastikan mekanisme penyaluran tetap tertib.
Bulog selaku penyalur bantuan juga menurunkan lima orang staf untuk memverifikasi data dan memastikan jumlah bantuan diterima warga sesuai dengan yang telah ditetapkan. Sinergi antarinstansi ini diharapkan mampu memperkuat pelayanan terhadap masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan daerah.
Kegiatan Berjalan Aman dan Sukses
Hingga kegiatan berakhir, seluruh rangkaian penyaluran bantuan berjalan aman, tertib, dan lancar. Tidak terdapat kendala berarti di lapangan, dan seluruh warga penerima manfaat dapat membawa pulang bantuan dengan tertib.
Melalui pendampingan ini, diharapkan hubungan antara aparat teritorial, pemerintah kelurahan, Bulog, dan masyarakat semakin solid, sehingga program-program sosial pemerintah dapat terus berjalan efektif dan berdampak positif bagi warga. (S.IM02)
