Babinsa Desa Jambesari Gelar Sosialisasi Pencegahan Bullying di MI Matholi’ul Falah
Banyuwangi – Komitmen TNI AD dalam mendukung pembentukan karakter generasi muda terus diwujudkan melalui berbagai kegiatan pembinaan teritorial. Salah satunya dilakukan oleh Babinsa Desa Jambesari, Kecamatan Giri, yang melaksanakan kegiatan sosialisasi pencegahan bullying di lingkungan sekolah.
Kegiatan sosialisasi tersebut dilaksanakan pada Rabu, 17 Desember 2025, bertempat di MI Matholi’ul Falah, Dusun Langring, Desa Jambesari, Kecamatan Giri, Kabupaten Banyuwangi, mulai pukul 08.30 WIB hingga selesai. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Babinsa terhadap dunia pendidikan, khususnya dalam menciptakan suasana belajar yang aman, nyaman, dan kondusif bagi para siswa.
Dalam kesempatan tersebut, Babinsa memberikan pemahaman kepada para siswa mengenai arti bullying atau perundungan, baik secara fisik, verbal, maupun psikologis. Selain itu, dijelaskan pula dampak negatif yang dapat ditimbulkan dari perilaku bullying, tidak hanya bagi korban, tetapi juga bagi pelaku dan lingkungan sekolah secara keseluruhan. Para siswa diingatkan agar saling menghormati, menjaga sikap, serta menumbuhkan rasa empati dan kepedulian terhadap sesama teman.
Babinsa juga menekankan pentingnya keberanian untuk melapor kepada guru atau orang dewasa apabila melihat atau mengalami tindakan bullying. Dengan demikian, permasalahan dapat segera ditangani sejak dini dan tidak berkembang menjadi konflik yang lebih besar di kemudian hari.
Kegiatan sosialisasi ini diikuti oleh para guru MI Matholi’ul Falah, Babinsa Desa Jambesari, serta seluruh murid MI Matholi’ul Falah. Para guru menyambut baik kegiatan tersebut dan berharap sosialisasi seperti ini dapat dilakukan secara berkelanjutan sebagai bagian dari pendidikan karakter di sekolah.
Selama kegiatan berlangsung, suasana berjalan dengan tertib, lancar, dan aman. Para siswa tampak antusias mengikuti kegiatan dan aktif memperhatikan materi yang disampaikan.
Melalui kegiatan sosialisasi pencegahan bullying ini, diharapkan para siswa MI Matholi’ul Falah dapat memahami pentingnya menjaga perilaku, menghargai perbedaan, serta bersama-sama menciptakan lingkungan sekolah yang bebas dari bullying. Babinsa sebagai aparat kewilayahan akan terus bersinergi dengan pihak sekolah dan masyarakat dalam mendukung pembinaan generasi muda yang berkarakter, disiplin, dan berakhlak mulia. (S.IM02)