Babinsa Songgon Hadiri Pengajian dan Santunan Anak Yatim Dan Piatu. TNI Hadir untuk Masyarakat, Bukan Sekadar Slogan
Banyuwangi – Wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat kembali terlihat dalam kegiatan pengajian dan santunan anak yatim piatu yang digelar di Masjid Besar Abu Ashor, Dusun Arjosari, Desa Bedewang, Kecamatan Songgon, pada Rabu, 23 Juli 2025.
Dalam kegiatan tersebut, Babinsa Desa Bedewang, Koptu Mahrus Ali dari Koramil 0825/20 Songgon turut hadir dan berbaur bersama sekitar 150 jamaah serta unsur tokoh masyarakat. Kehadiran Babinsa bukan sekadar formalitas, tetapi bentuk nyata keterlibatan TNI dalam kegiatan sosial keagamaan yang memperkuat nilai-nilai kebersamaan, kepedulian, dan pembangunan karakter bangsa.
TNI Hadir di Tengah Masyarakat
Kegiatan pengajian dan santunan ini merupakan agenda rutin warga yang digerakkan oleh panitia lokal dan tokoh agama. Santunan diberikan kepada 7 anak yatim piatu, sebagai bentuk kepedulian sosial dan wujud solidaritas warga Desa Bedewang terhadap generasi yang membutuhkan perhatian lebih.
Acara dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Panitia Bapak Aseri, serta Penjabat Kepala Desa, Bapak Lima Ujiana. Puncak acara diisi dengan ceramah agama yang disampaikan oleh K.H. Muafi, yang mengangkat tema pentingnya kepedulian terhadap sesama dan bagaimana membentuk masyarakat yang berakhlak serta tangguh secara spiritual.
Turut hadir pula dalam kegiatan ini:
Aipda Anton dari Kanit Binmas
Bapak Muh Yusup, Takmir Masjid Abu Ashor
Bapak Kholil, perwakilan BPD
Bapak Muhyidin, Kepala Dusun Arjosari
Penguatan Spiritual dan Sosial Masyarakat
Koptu Mahrus Ali menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa kehadiran TNI dalam kegiatan seperti ini merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial dan penguatan karakter masyarakat.
> “Kegiatan seperti ini sangat positif. Ini bukan hanya santunan, tetapi pembinaan mental dan spiritual masyarakat. TNI selalu siap hadir dan mendukung kegiatan-kegiatan yang membangun jiwa sosial dan religius,” ujar Babinsa.
Pernyataan tersebut juga diamini oleh beberapa tokoh masyarakat. Seorang jamaah bahkan mengatakan,
> “Kehadiran Babinsa memberikan semangat tersendiri. TNI tidak hanya hadir saat bencana atau operasi militer, tetapi juga dalam momen penuh kepedulian seperti ini.”
Sinergi dan Kolaborasi yang Terus Dijaga
Kegiatan berjalan tertib, lancar, dan penuh khidmat hingga selesai. Tidak hanya mempererat hubungan antara aparat dan warga, kegiatan ini juga memperkuat kolaborasi lintas sektor antara TNI, Polri, pemerintah desa, dan tokoh masyarakat dalam menjaga keharmonisan sosial di wilayah Bedewang.
Harapannya, kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara rutin dan meluas jangkauannya. Karena dari masjid, dari doa, dan dari kepedulian, akan lahir kekuatan sosial yang memperkuat ketahanan masyarakat dari bawah. (S.IM02)